Sayang, kau tahu gunung
itu? iya, gunung itu yang menghalangi jasad kita untuk bertemu. Yang menjadikan
kita terkadang terhambat mencurahkan rasa rindu. Terkadang mesti tertatih-tatih
hanya untuk saling bersua. Dan terkadang menjadi masalah untuk kita berdua. Dan
kau tahu tidak berapa kilometer jarak yang terpampang di depan mata kita?
rasanya ingin sekali ku ukur dengan meteran jahit yang biasa digunakan ibu
untuk mengukur kain. Membayangkannya saja sudah membuat kram persendianku.
Penaku
Ketika Duniaku Mulai Di Awali dengan Menulis
Total Tayangan Halaman
Minggu, 22 September 2013
Kamis, 23 Mei 2013
Lirih
saat semuanya terjaga di malam itu, aku berdoa.
Allah
berkahilah setumpuk keikhlasan untukku
jangan biarkan kesedihan bergelayut indah dihatiku
aku percaya bahwa rencanamu jauh lebih indah dari apa yang aku bayangkan
amin
Sabtu, 11 Mei 2013
Perjalanan Cinta
Suatu sore yang indah, tepatnya di ujung selatan kotaku. Tampak
dua sejoli duduk dengan jarak yang nampaknya berjauhan. Bukan karena marahan,
melainkan style keduanya memang
seperti itu. Tampak sang pria memainkan gadjet-nya
dan senyum simpulnya menghiasi wajah. Sementara sang gadis duduk melihat
suasana kota yang tampak damai penuh inspirasi. Keduanya memang berbeda namun
ada seutas tali yang menyatukan mereka. Tali itu bernama cinta. Apapun
perbedaan itu, asal cinta semuanya tak akan menjadi masalah.
Kelapa muda yang biasa dihidangkan kali ini tak tampak di
depan mata. Maklum saja warung degan yang biasa mereka datangi hari ini tutup
dan hanya ada warung es teh manis. Sambil menyeruput es teh manis seharga
1500,- keduanya saling bergumam bercerita tentang hal apa yang akan dilakukan setelah wisuda ini. Tampaknya mata tak bisa berbohong, tak ingin ada perpisahan. Semoga Tuhan mempunyai rencana yang lebih baik untuk keduanya, gumam sang gadis dalam hati.
Sruputan terakhir pertanda mesti bergegas pulang karena
waktu menunjukkan pukul 17.15. Seperti biasa keduanya melepas senyum pada ibu
penunggu warung es teh dan bapak pedagang bakso bakar. Senyum terima kasih.
Perjalanan pulang yang dingin penuh cinta ^_^
Kado Spesial buat "BoNyok"
Bu, Pak,
4,5 tahun telah ada hasilnya
4,5 tahun lamanya kini ku akhiri dengan tawa
rasanya kriuk kriuk kriuk
4,5 tahun yang penuh dengan susah payah
4,5 tahun yang benar-benar cetar membahana badai
fiiiuuuuuuhhhft
Tapi sekarang semuanya berhasil ku selesaikan Bu, Pak
Seperti tokoh dora yang selalu bangga dengan jargonnya "Berhasil berhasil ^_^"
Itulah yang aku rasakan saat ini
Sabtu, 06 Oktober 2012
Resah di H- yang Tak Kunjung Usai
Gak tau kenapa rasanya jenuh aja ketika gua mesti nyadar kalo semester ini gua belum bisa selesai tepat waktu. Rasanya target gua tuh gak kepegang aja. Lolos semua alias gagal. Aiiiiiisssssh -.- mesti berlama-lama lagi berkutat dengan revisian-revisian dll. Bosen sih, tapi itu dah jalan yang mesti gua lanjutin.
Rabu, 18 Juli 2012
Raba
senja yang tiba-tiba muncul
terselip diantara malam yang ku hadirkan sendiri
cahaya itu sedikit mengagetkanku
membuat segalanya tampak terang untukku.
Minggu, 13 Mei 2012
Nyanyian Indah Di Pagi Hari Ini
Terlalu Manis
Kuambil gitar dan mulai memainkan
Lagu lama yang biasa kita nyanyikan
Tapi tak sepatah kata yang bisa terucap
Hanya ingatan yang ada di kepala
Hari berganti, angin tetap berhembus
Cuaca berubah, daun-daun tetap tumbuh
Kata hatiku pun tak pernah berubah
Berjalan dengan apa adanya
Lagu lama yang biasa kita nyanyikan
Tapi tak sepatah kata yang bisa terucap
Hanya ingatan yang ada di kepala
Hari berganti, angin tetap berhembus
Cuaca berubah, daun-daun tetap tumbuh
Kata hatiku pun tak pernah berubah
Berjalan dengan apa adanya
Di malam yang dingin dan gelap sepi
Benakku melayang pada kisah kita
Terlalu manis untuk dilupakan
Kenangan yang indah bersamamu
Tinggallah mimpi
Terlalu manis untuk dilupakan
Walau kita memang tak saling cinta
Takkan terjadi...
Di antara kita...
Langganan:
Postingan (Atom)

